About

Selasa, 24 September 2019

5 Hewan yang Memiliki Senjata Rahasia

1. Ikan Batu

Senjata rahasia: pisau lipat

   Dikenal sebagai jawara kamuflase yang menghuni perairan Indo-Pasifik,  ikan batu merupakan salah satu hewan yang paling beracun di lautan.Eits, tapi jangan kaget dulu. Racun yang dimiliki ikan batu itu belum seberapa. Studi terbaru mengungkapkan ternyata ikan batu juga memiliki pisau lipat yang tersembunyi di bagian wajah mereka, lho.Senjata yang disebut dengan pisau lipat ini sebenarnya merupakan tonjolan tulang yang terletak persis di bawah mata mereka. Nah, yang membuat ikan batu ini unik, mereka bisa memunculkan dan menahan ‘pisau’ yang mereka miliki seperti mengacungkan pisau lipat ke arah musuh yang mengancam kehidupannya.Hal ini seperti yang dijelaskan oleh pemimpin studi, W. Leo Smith yang merupakan seorang ahli biologi evolusioner di Unviersity of Kansas di Lawrence, “Yang membuatnya unik adalah mereka bisa memunculkan dan menahannya, seakan mengacungkan pisau ke arah calon predator.” Keren, ya!

2. Ular Stiletto

Senjata rahasia: gigitan samping

        Kebanyakan orang akan merasa takut saat bertemu dengan ular. Sobat takut juga enggak, nih? Kalo iya, ular stiletto ini akan membuat kamu semakin bergidik ngeri. Kok bisa sih?Soalnya, berbeda dengan ular lainnya, ular berbisa yang biasa hidup di kawasan Afrika Timur dan kawasan Timur Tengah ini bahkan tidak perlu memberi peringatan dengan membuka mulut untuk menggigit musuhnya.Sendi peluru yang dimiliki oleh rahang ular stiletto ini memungkinkan taringnya untuk berputar keluar dan merobek musuh secara tak terduga tanpa perlu membuka mulutnya. Hiii, seram ya.
3. Kadal Air Spanyol

Senjata rahasia: duri-duri samping

  Pada tahun 2009, Egon Heiss dari University of Vienna menemukan bahwa kadal air spanyol dapat memutar rusuk-rusuknya ke arah depan hingga menonjol dari kulit seperti duri. Duri-duri yang menonjol ini berfungsi sebagai pertahanan diri terhadap predator yang mengancam nyawanya. Tahu enggak, selain duri-duri samping ini, kadal air spanyol juga mengeluarkan zat yang lengket dan beracun melalui pori-porinya untuk menempatkan lawan mereka ke dalam bahaya yang lebih besar. Alberto Joven Araus dari Karolinska Institute di Stockhom, telah mengurutkan genom kadal air spanyol ini dan secara enggak sengaja terkena senjata rahasianya.“Rasanya seperti banyak jarum kecil menusuk-nusuk permukaan kulit Anda. Meski sulit untuk menyebut berapa banyak tepatnya rusuk yang menusuk, reaksi kita cukup untuk membuat mereka kabur,” tuturnya. Hiii, jangan sampai terkena tusukkannya ya.

4. Siput Kerucut

Senjata rahasia: harpun mematikan

  Siput kerucut memiliki semacam selang yang terlihat seperti belalai gajah dan berguna untuk menyedot makanan. Harpun yang dimiliki ini pun serupa dengan jarum.

  Dengan harpun ini, siput kerucut dapat menembakkan racun pelumpuh ke arah mangsa ataupun musuh lebih cepat dari yang dapat terlihat oleh mata.Mangsa ataupun musuh yang tak berdaya kemudian disedot melalui ‘belalai’ yang dimiliki oleh siput kerucut. Dan hebatnya lagi, siput kerucut ini dapat memangsa hewan sebesar tubuhnya sendiri lho.

5. Pithoui Bertudung

Senjata rahasia: bulu-bulu beracun

   Pernah dengar nama hewan ini enggak? Spesies burung pithoui bertudung yang berasal dari Papua Nugini ini memiliki cukup racun pada bulu-bulu dan kulitnya untuk mengenai tangan seseorang saat memegangnya. Terkena racun burung ini di wajah atau mulut dapat menyebabkan sensasi terbakar dan mati rasa jika jumlahnya cukup banyak.
   Fakta sains menakjubkan ini diketahui dari Jack Dumbacher, kurator di Ornitology and Mammalogy Department at California Academy of Sciences. Dumbacher menemukan pertahanan kimiawi burung tersebut di awal tahun 1990-an dan ia juga pernah mengalami efeknya secara langsungBurung pithoui bertudung ini memanfaatkan racun yang sama dengan katak panah dari genus Phyllobates. Hanya dengan menyentuhnya saja, kita bisa mengalami gejala alergi. Kemungkinan burung pithoui ini mendapatkan racun tersebut dari memangsa kumbang mylerid beracun.

Minggu, 01 September 2019

5 Eksperimen Sederhana dan Tidak Membosankan

1. Air Gula Berwarna Pelangi

eksperiman sederhana tapi keren bermain air gula pelangi
Untuk menerangkan terjadinya pelangi atau susunan warna pelangi dengan gambar mungkin sudah biasa. Tapi bagaimana kalau kamu bisa membuat pelangi sendiri di rumah? Pasti  adikmu akan kagum dan sangat gembira.
Sebelum praktik, kamu harus menyiapkan bahan yang terdiri dari air, gula, dan pewarna makanan (merah, kuning, dan biru). Serta beberapa alat yaitu 7 buah gelas atau mangkuk, pipet besar, dan sendok.
Cara membuatnya adalah sebagai berikut:
  • Siapkan 6 buah gelas dan masukkan air ke setiap gelas dengan jumlah yang sama. Kamu bisa mengisi gelas tersebut dengan setengah gelas air dari gelas takar.
  • Masukkan pewarna makanan ke setiap gelas. Nah sambil memasukkan pewarna makanan, kamu bisa mengajari adikmu mengenai warna sekunder yang terdiri dari campuran beberapa warna. Misal warna oranye yang merupakan campuran merah dan kuning, kemudian hijau (kuning dan biru) serta ungu (merah dan biru).
  • Usahakan memasukkan pewarna dalam jumlah yang sama ya. Jika untuk larutan warna merah mengunakan 4 tetes pewarna, maka untuk warna campuran ambil masing-masing 2 tetes.
  • Aduk campuran air dan pewarna hingga tercampur rata.
  • Kita akan membuat pelangi dengan warna merah di bagian atas, jadi kita harus membuat warna merah memiliki masa jenis paling ringan
  • Biarkan warna merah tanpa campuran gula, campur warna jingga dengan 2 sendok  gula,warna kuning memerlukan 4 sendok  gula, warna hijau dicampur dengan 6 sendok  gula, warna biru dengan 8 sendok  gula, warna ungu, 10 sendok  gula
  • Setelah selesai dengan larutan gula gunakan pipet untuk menggabungkan larutan tersebut. Tekan bagian pompa pipet, kemudian masukkan larutan merah, dengan melepas sedikit pompa jangan terlalu banyak ya, karena kamu masih harus mengambil 5 warna lain. Dengan tetap menekan pompa pipet ambillah larutan lain hingga semua terambil dan membentuk gradasi warna.
  • Langkah terakhir, lepaskan cairan dari dalam pipet ke gelas atau toples secara perlahan.
  • Kamu akan melihat gradasi warna pelangi yang cantik dan bisa bertahan selama beberapa jam.
Ingat ya, percobaan ini membutuhkan kesabaran ekstra ya. Jadi jangan terburu-buru menyelesaikan proyek ini. Kamu harus berhati-hati agar percobaannya berhasil.

2. Siklus Bulan Oreo

main siklus bulan oreo biar pinter
Siklus bulan disini bukan yang dialami oleh wanita ya. Siklus/ fase bulan yang dimaksud adalah perubahan bulan dari bulan muda sampai bulan purnama dan seterusnya. Nah bahan yang perlu kamu siapkan adalah beberapa butir OREO atau biskuit lain yang berisi krim, dan sebuah cupcake atau bisa kamu ganti dengan kue yang lebih besar dari biskuit krim.
Langkah yang perlu dilakukan olehmu dan adikmu sangat menyenangkan. Kamu hanya perlu menata bumi yang diwakili oleh cupcake di tengah piring. Kemudian oreo sejumlah 8 keping diletakkan membentuk lingkaran di sekitar bumi (cupcake). Perubahan bentuk bulan ditunjukkan oleh bentuk krim yang berbeda. Buka oreo kemudian keruk krim dengan sendok hingga membentuk seperti bulan.
Kamu bisa membuat percobaan ini di atas piring kertas, atau mungkin di atas kertas jika sulit menemukan piring kertas. Jangan lupa berikan keterangan dimana matahari berada. Pada gambar diatas, ada keterangan matahari dengan spidol kuning di sebelah kiri piring.
Jika kamu ingin penampilan siklusmu lebih menarik, letakkan buah jeruk berwarna oranye sebagai pengganti matahari. Terakhir, beri keterangan di samping bentuk bulan dan jelaskan pada adikmu tentang siklus bulan serta tanggal pergantiannya.
Percobaan yang sangat lezat dan menyenangkan, bukan?

3. Membuat Awan Di Dalam Toples

eksperimen membuat awam dalam toples sama adik
Percobaan ini cocok untuk anak-anak usia TK hingga SD. Ketika adikmu menanyakan kenapa ada gumpalan awan, kamu bisa menjawabnya dengan jelas sambil mempraktekkan percobaan ini. Bahan yang kamu perlukan adalah air panas, hairspray, dan balok es. Siapkan juga toples kaca dengan tutup logam.
Cara membuatnya adalah sebagai berikut :
  • Didihkan air dan tuangkan ke toples sebanyak 1/3 bagian
  • Segera semprotkan hairspray ke dalam toples.
  • Tutup toples dan letakkan balok es di atas tutup logam.
  • Tunggu hingga timbul uap serupa awan di dalam toples
Kini kamu dan adikmu akan menyaksikan proses terbentuknya awan di dalam toples kaca. Sambil melihat proses terbentuknya awan, kamu bisa jelaskan bahwa awan terbentuk dari uap air yang berkumpul di langit, persis seperti penjelasan gurumu saat masih SD.

4.  Eksperimen Sederhana Tapi Keren Dengan Membuat Roket Api

adik pasti senang kalo main roket api
Jika suatu hari adikmu rewel, kamu bisa menghiburnya dan mengajaknya bekerja sama dengan membuat percobaan dengan kantong teh celup. Bahan yang kamu butuhkan adalah teh celup, korek api, gunting, dan piring.
Cara membuatnya adalah sebagai berikut :
  • Ambil teh celup dan gunting ujung kantong, lalu keluarkan teh dari dalam kantong
  • Bentuk kantong menjadi tabung dan posisikan dalam keadaan berdiri diatas piring
  • Bakar ujung kantong bagian atas dan biarkan kantong terbakar seluruhnya
  • Di akhir proses kamu akan melihat kantong terbakar yang terbang
Anak-anak akan sangat senang saat melihat sisa apinya terbang, jadi kalau adikmu minta untuk mengulang percobaan ini berkali-kali kamu harus sabar ya. Anggap saja itu adalah bentuk dari rasa keingin tahuannya yang besar.

5. Eksperimen Sederhana Membuat Tornado Dalam Toples

eksperimen membuat tornado dalam toples yuk
Badai terdengar sangat menyeramkan dan berbahaya. Nah bagaimana jika suatu hari adikmu bertanya seperti apa wujud tornado? Kamu tidak perlu bingung atau melarikan diri karena pertanyaan lugu adikmu ya. Cukup siapkan toples kosong berbahan kaca, sabun cuci piring, dan air.
Cara membuat tornado dalam toples sangat mudah dan cepat bahkan adikmu bisa membantumu membuatnya.
  • Pertama masukkan air ke dalam toples hingga hampir penuh.
  • Masukkan sabun cuci piring secukupnya.
  • Kemudian langkah terakhir, tutup toples dan kocok hingga membentuk badai tornado.
Akan timbul pusaran dari busa sabun cuci piring yang berbentuk seperti tornado. Kini adikmu tak akan rewel menanyakan badai tornado lagi.
Setelah ia melihat bentuk tornado, giliran kamu yang harus menjelaskan bahwa tornado berbahaya dan bisa merusak apapun yang dilewatinya. Jadi jika ia melihat badai semacam itu ketika di luar ruangan dia harus cepat berlindung atau minta pertolongan.
Sudah tidak bingung lagi kan gimana cara menghabiskan liburan di rumah. Bermainlah dengan adikmu dan buat ia paham bahwa belajar sains bisa jadi saat yang paling menyenangkan.